Makna Simbolik Upacara Buka Abo pada Masyarakat Kampung Tandikat Air Jambu
DOI:
https://doi.org/10.24036/csjar.v8i1.241Keywords:
Buka abo, Interpretativisme simbolik, Makna, Simbol, UpacaraAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan makna simbolik pada upacara buka abo di Kampung Tandikat Air Jambu, Kecamatan Linggo Sari Baganti Kabupaten Pesisir Selatan. Upacara buka abo merupakan upacara yang dilaksanakan ketika membangun rumah baru, dengan adanya ritual melumuri darah ayam ke sekeliling rumah yang akan dibangun dan ditempati. Makna simbolik buka abo dianalisa dengan teori interpretativisme simbolik Clifford Geertz. Metode penelitian dilakukan dengan observasi partisipasi, wawancara mendalam dan studi dokumen. Pemilihan informan dilakukan dengan cara purposive sampling, dengan kiteria informan yaitu tokoh adat, tokoh agama, tukang, pemilik rumah dan warga masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan upacara buka abo. Jumlah informan keseluruhan yaitu sebanyak 15 orang. Data dianalisis dengan menggunakan model interaktive dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian mendeskripsikan simbol-simbol pada upacara buka abo yang dilakukan dengan menyembelih ayam, mengedarkan darah mengelilingi pondasi rumah dan bahan bangunan, serta memasak ayam serta makan bersama. Makna simbolik dari upacara buka abo yaitu sebagai simbol perlindungan serta penyucian ruang, supaya tukang yang bekerja dan penghuni rumah terlindungi dan selamat dari mara bahaya. Selain itu upacara buka abo juga memiliki makna sebagai rasa syukur atas pembangunan rumah baru dan keyakinan manusia kepada kekuatan supranatural.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











.png)